Suara.com – Maraknya berbagai jenis serangan siber membuat teknologi enkripsi diadopsi banyak pihak. Enkripsi dinilai dapat memproteksi data lebih aman ketimbang hanya mengguna password. Secara garis besar, Enkripsi adalah konversi data elektronik ke dalam bentuk lain, yang disebut ciphertext. Proses ini membuat data tidak mudah dipahami oleh siapapun kecuali pihak yang berwenang.
Similar Posts
Indonesia Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar di Tahun 2025
Jakarta: Panggung digital Indonesia berada dalam kondisi siaga tinggi. Sebuah…
Ketika Antivirus ESET Terlibat Perang dengan Viber
Jakarta, CNN Indonesia — Perusahaan antivirus ESET, terlibat ‘perang’ kecil…
Hati-hati! Ada Virus Berbahaya Ransomware Mengincar HP Kamu
Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan security internet, ESET menemukan ransomware…
Jumlah Korban Ransomware pada 2025 Naik 40 Persen, Ini Kelompok Hacker Paling Berbahaya
Liputan6.com, Jakarta – Lanskap keamanan digital memasuki babak baru yang…
Ahli Keamanan Siber Ungkap Cara Kerja ‘Ikea’ Tipu-tipu
Jakarta, CNN Indonesia — Security Technical Consultant Prosperita ESET Indonesia…
Antivirus Slovakia Sasar Pasar Korporat di Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com – Naiknya kesadaran terhadap resiko keamanan data di…

