Jakarta, CNN Indonesia — Terkait pemberitaan dari banyaknya netizen yang mengeluhkan dibajaknya Macbook dan iPhone mereka, pengamat keamanan siber, Alfons Tanuwijaya menyebutkan bahwa ini adalah serangan cracker. “Ini adalah aksi cracker (hacker jahat) yang mengeksploitasi sistem Apple untuk mengunci akses. Kemungkinan akses ke sistem Apple di arahkan ke server lain,” tulisnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (11/8).
Similar Posts
Prosperita Solutions Day 2026 Segera Digelar, Bahas Metode Pelaporan Risiko Siber agar Mudah Dipahami C-Level
KOMPAS.com – Untuk menjembatani pelaporan tim TI dan kebutuhan manajemen…
Hingga Juli 2018, Sudah Ada 668 Kasus Kejahatan Siber
YOGYA – Menurut Identity Theft Resource Center (ITRC),sampai bulan Juli…
Menepis Kompleksitas Sistem Keamanan Cloud Lewat Teknologi Native
Liputan6.com, Jakarta – Arsitektur digital perusahaan di Indonesia kini tengah…
AwanPintar.id, Laporan Semester 2 dan Analisis Serangan Sepanjang Tahun 2024
Secara berkala, AwanPintar.id memberikan laporan berdasarkan data yang dihimpun dalam…
ESET Indonesia Geluti Bisnis “online”
Banyumas (ANTARA News) – Distributor antivirus ESET, PT Prosperita-ESET Indonesia,…
Pengamat: ‘Tuyul’ Bajak Aplikasi Gojek dan Grab di Singapura
Jakarta, CNN Indonesia — Pengamat keamanan siber dari Vaksin.com Alfons…

