Jakarta, CNN Indonesia — Pengamat keamanan siber dari Vaksin.com Alfons Tanujaya memberikan penjelasan terkait pembajakan aplikasi Grab dan Gojek di Singapura. Pembajakan aplikasi diduga kuat menggunakan aplikasi fake GPS. Menurut Alfons, pembajakan ini mirip dengan kasus tuyul dalam aplikasi ride-hailing di Indonesia.
Similar Posts
Daftar Lengkap Promo Menarik Indocomtech 2011 – PART 3
Setelah sempat memberikan beberapa promo tentang notebook, storage, tablet, PC,…
Campus Security Day ITI dan Prosperita-ESET
Rabu, 21 November 2024, Program Studi Teknik Informatika ITI bersama…
Indonesia Diserang 2 Miliar Kali! Setiap Detik Ada 158 Serangan Siber, Waspada!
JAKARTA – Indonesia terus menghadapi ancaman serius dari kejahatan siber….
Setelah Dua Tahun, ESET Perbarui Antivirus Bisnisnya
Jakarta, CNN Indonesia — Setelah dikembangkan selama dua tahun lebih,…
Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan, Hotel Wajib Mengikuti Perkembangan Teknologi Digital
SEMARANG, suaramerdeka.com – Tingkat persaingan bisnis perhotelan saat ini sangat…
Mengenal AwanPintar.id, Pemantau Serangan Siber ke Indonesia
Jakarta – Prosperita Sistem Indonesia membuat sebuah sistem Cloud Security…

