E-mail dirancang sedemikian terbuka untuk dapat diakses, pun memudahkan orang untuk berkomunikasi satu sama lain, termasuk dengan orang-orang di perusahaan lain. Sebagian besar perusahaan bahkan mengandalkan e-mail untuk menjalankan bisnisnya. Masalahnya, e-mail tidaklah aman, peretas kerap mengeksploitasi e-mail untuk mencuri informasi sensitif agar mendapatkan keuntungan. Baik melalui spam, serangan malware dan phising, serangan tertarget yang canggih, atau Business Email Compromise (BEC).
Similar Posts
Hingga Juli 2018, Sudah Ada 668 Kasus Kejahatan Siber
YOGYA – Menurut Identity Theft Resource Center (ITRC),sampai bulan Juli…
Vimanamail Hadir untuk Berikan Perlindungan Lebih Email
SUBANG – PT Prosperita Mitra Indonesia sebagai distributor Eset Indonesia…
Malware Tap-to-Pay Marak, Bisa Kuras Rekening dan Curi Kontak User Android
Jakarta: Kenyamanan melakukan pembayaran nirkontak (contactless) hanya dengan menempelkan kartu…
Survei: Penipuan Belanja E-Commerce Paling Marak di Indonesia
Suara.com – Penipuan online menjadi kategori kasus terbesar kedua di…
Hati-hati! Beredar FaceApp Palsu, Ribuan Orang Indonesia Tertipu
Warta Ekonomi, Jakarta – Tantangan AgeChallenge yang menggunakan aplikasi FaceApp…
Prosperita bagikan kiat menjaga ketahanan siber secara mandiri
Jakarta (ANTARA) – Insiden keamanan siber nasional berupa serangan terhadap…

