Suara.com – Penipuan online menjadi kategori kasus terbesar kedua di Indonesia yang dilaporkan oleh Bareskrim Polri. Belum lagi kebocoran-kebocoran data dari situs-situs e-commerce semakin mengancam kenyamanan konsumen saat berbelanja. Mengamati tingginya risiko saat berbelanja di e-commerce, IT Security Consultant PT Prosperita Mitra Indonesia, Yudhi Kukuh mengingatkan, peningkatan aktivitas e-commerce telah menyebabkan lebih banyak scammers datang untuk menyerang.
Similar Posts
Ini Cara Hacker Jahat Retas Gadgetmu Lewat WiFi Gratisan
Jakarta, CNBC Indonesia – Walaupun terkesan bisa berselancar sepuasnya tanpa…
ESET Indonesia Geluti Bisnis “online”
Banyumas (ANTARA News) – Distributor antivirus ESET, PT Prosperita-ESET Indonesia,…
AwanPintar.id secara resmi menyerahkan Laporan Serangan Siber sepanjang 2024 kepada APJII
Pada 13 Maret 2025 AwanPintar.id secara resmi menyerahkan Laporan Serangan…
Warning Pemilik HP Android, Cepat Hapus 3 Aplikasi Ini
Tim peneliti siber dari ESET menemukan tiga aplikasi berbahaya untuk…
AwanPintar Beber Alasan Peretas Lokal Lebih Berbahaya dari Hacker Global
Bisnis.com, JAKARTA — AwanPintar, platform intelijen keamanan siber, mengungkap pergeseran…
10 Virus yang Paling Banyak Beredar di Indonesia
KOMPAS.com — Tingginya penetrasi pengguna internet semakin membuat para pembuat…

