Jakarta: Panggung digital Indonesia berada dalam kondisi siaga tinggi. Sebuah laporan mengejutkan dari AwanPintar.id, platform intelligence ancaman siber nasional dari PT Prosperita Sistem Indonesia, menempatkan Indonesia sebagai sumber serangan spam dan malware terbesar sepanjang tahun 2025.
Temuan ini, yang dirilis dalam laporan “Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 2 Tahun 2025” pada 11 Februari 2026, mengindikasikan bahwa banyak infrastruktur IT dalam negeri telah terkompromi dan rentan terhadap eksploitasi.

