Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh, yang menekankan pentingnya menjaga privasi data, terutama di media sosial. “Jangan banyak membagikan data, terutama di media sosial, misalnya ketika ada ajakan untuk mencocokkan wajah dengan karakter tertentu. Ini bisa menjadi awal pengumpulan data oleh AI yang semakin canggih dan valid. Data yang terkumpul, seperti wajah, tahun lahir, dan kebiasaan, bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Similar Posts
Ransomware Berbasis AI Jadi Ancaman Serius pada 2026
JAKARTA, investor.id – ESET Research telah merilis laporan terbaru ESET…
ESET Indonesia Buka Jalan Kolaborasi dengan PANDI
INILAHCOM, Jakarta – Eset indonesia melalui PT Prosperita membuka peluang…
Vimanamail Gratiskan Layanan untuk Pemilik Domain .id
Jakarta – Vimanamail menggratiskan layanan cloud email security. Tapi semua…
ESET Rilis Proteksi Cloud Baru Gratis, Tanpa Biaya Tambahan
Jakarta: ESET resmi menghadirkan fitur keamanan baru bernama ESET Cloud…
AwanPintar Laporkan 347 Juta Serangan Siber pada Semester I 2023, 22 Serangan Per Detik
TEMPO.CO, Jakarta – AwanPintar merilis Laporan Ancaman Digital Semester Pertama…
10 Ribu Orang Indonesia Tertipu Aplikasi FaceApp ‘Abal-abal’
Jakarta, CNN Indonesia — Perusahaan antivirus ESET mencatat ada 10.737…

