Keamanan siber menjadi isu yang semakin krusial di era digital ini. Hal ini disampaikan Founder AwanPintar.id® Yudhi Kukuh, yang menekankan pentingnya menjaga privasi data, terutama di media sosial. “Jangan banyak membagikan data, terutama di media sosial, misalnya ketika ada ajakan untuk mencocokkan wajah dengan karakter tertentu. Ini bisa menjadi awal pengumpulan data oleh AI yang semakin canggih dan valid. Data yang terkumpul, seperti wajah, tahun lahir, dan kebiasaan, bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Similar Posts
Pengamat: ‘Tuyul’ Bajak Aplikasi Gojek dan Grab di Singapura
Jakarta, CNN Indonesia — Pengamat keamanan siber dari Vaksin.com Alfons…
Kisah Bangkit dan Runtuhnya Lumma Stealer Akibat Doxing dan Operasi Polisi
Jakarta: Dunia kejahatan siber (cybercrime) ternyata memiliki drama internal yang…
Jumlah Korban Ransomware pada 2025 Naik 40 Persen, Ini Kelompok Hacker Paling Berbahaya
Liputan6.com, Jakarta – Lanskap keamanan digital memasuki babak baru yang…
Cloud Makin Jadi Sasaran Serangan Siber, Perlindungan Data Perusahaan Kini Jadi Prioritas
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penggunaan layanan cloud di Indonesia terus meningkat…
Hati-hati! Beredar FaceApp Palsu, Ribuan Orang Indonesia Tertipu
Warta Ekonomi, Jakarta – Tantangan AgeChallenge yang menggunakan aplikasi FaceApp…
12 Aplikasi Ini Disebut Bisa Sadap Chat WhatsApp, Cek HP Segera
Jakarta, CNBC Indonesia – Beberapa aplikasi Android dinilai bermasalah oleh…

