Jakarta, CNBC Indonesia – Bagi Anda pengguna aplikasi VPN di Android perlu berhati-hati. Peneliti dari ESET melaporkan para pelaku kejahatan siber berhasil memodifikasi aplikasi SoftVPN dan OpenVPN untuk Android yang dapat membajak HP korbannya. Para pelaku akan mencuri data mulai dari kontak dan panggilan, lokasi perangkat, dan pesan dari berbagai aplikasi serta memata-matai dari aplikasi pesan instan seperti Signal, WhatsApp dan Telegram. Kejahatan ini dikaitkan dengan aktor tingkat lanjut yang dilacak sebagai Bahamut, merupakan kelompok tentara bayaran dengan layanan hack-for-hire.
Similar Posts
Dari Upaya Awan Pintar-APJII Jaga Kedaulatan Digital Indonesia, Terdeteksi Hampir 2,5 Miliar Serangan Siber dari 10 Negara
Di tengah seringnya pemerintah kelabakan diserang kejahatan siber, terdapat setitik…
Bukan Lagi Fiksi Sains, Kita Masuk Era Malware Pintar Berkat AI
Jakarta: Dunia keamanan siber telah memasuki babak baru yang mengkhawatirkan…
Awas Ketipu, Video Deepfake Politisi dan Selebritas Kini Makin Mirip
Jakarta: Batas antara kenyataan dan rekayasa digital semakin kabur di…
Kisah Bangkit dan Runtuhnya Lumma Stealer Akibat Doxing dan Operasi Polisi
Jakarta: Dunia kejahatan siber (cybercrime) ternyata memiliki drama internal yang…
Survei ESET: Penipuan Belanja E-Commerce Paling Marak di Indonesia
INDUSTRY.co.id –Â Jakarta – Berbelanja di e-commerce merupakan opsi terbaik bagi…
Malware Tap-to-Pay Marak, Bisa Kuras Rekening dan Curi Kontak User Android
Jakarta: Kenyamanan melakukan pembayaran nirkontak (contactless) hanya dengan menempelkan kartu…

