Jakarta, CNBC Indonesia – Aplikasi VPN, SoftVPN dan Open VPN diduga dimodifikasi oleh sebuah kelompok yang merupakan pelaku kejahatan siber. Aksi ini akan bisa membajak HP para korbannya. Berdasarkan laporan ESET, pelaku akan mencuri data dari kontak dan panggilan, lokasi perangkat, dan pesan dari berbagai aplikasi serta memata-matai dari aplikasi pesan instan seperti Signal, WhatsApp dan Telegram.
Similar Posts
Kejahatan Siber 2025, Ransomware AI Ramai Berkeliaran
KOMPAS.com – Pada 2025 ini kejahatan siber “naik kelas”. Menunggangi…
15 Serangan Siber per Detik Hantam Indonesia, Aturan Baru Dinilai Makin Mendesak
KOMPAS.com – Serangan siber terhadap Indonesia mencatat kenaikan yang cukup…
ESET Rilis Layanan MDR di Indonesia, AI Bantu Bedah Data Ancaman Siber
JAKARTA, KOMPAS.com – PT Prosperita Mitra Indonesia selaku distributor resmi…
Waspada ancaman ransomware modern yang makin berbahaya
Jakarta (ANTARA) – PT Prosperita Mitra Indonesia mengingatkan adanya ancaman…
BSSN Sebut Setengah Juta Serangan Siber Terjadi Tiap 1 Jam
JawaPos.com – Data menunjukkan setiap jam rata-rata terjadi setengah juta…
AwanPintar.id, Laporan Semester 2 dan Analisis Serangan Sepanjang Tahun 2024
Secara berkala, AwanPintar.id memberikan laporan berdasarkan data yang dihimpun dalam…

