Jakarta, CNBC Indonesia – Aplikasi VPN, SoftVPN dan Open VPN diduga dimodifikasi oleh sebuah kelompok yang merupakan pelaku kejahatan siber. Aksi ini akan bisa membajak HP para korbannya. Berdasarkan laporan ESET, pelaku akan mencuri data dari kontak dan panggilan, lokasi perangkat, dan pesan dari berbagai aplikasi serta memata-matai dari aplikasi pesan instan seperti Signal, WhatsApp dan Telegram.
Similar Posts
Ngeri! Tiap Detik Ada 22 Serangan Siber ke Indonesia
Jakarta – Selama paruh pertama 2023, ada 347 jutaan serangan…
Serangan Siber Indonesia Tembus 133 Juta, AI Jadi ‘Tameng’ Baru Keamanan Digital
KOMPAS.com – Jumlah serangan siber di Indonesia kembali menunjukkan tren…
AwanPintar.id, Laporan Semester 2 dan Analisis Serangan Sepanjang Tahun 2024
Secara berkala, AwanPintar.id memberikan laporan berdasarkan data yang dihimpun dalam…
Hati-hati, Serangan Pencurian Kredensial di Indonesia Melonjak
JAKARTA – Temuan AwanPintar.id memperlihatkan pada tahun 2024 lanskap ancaman…
Campus Security Day ITI dan Prosperita-ESET
Rabu, 21 November 2024, Program Studi Teknik Informatika ITI bersama…
Survei ESET: Penipuan Belanja E-Commerce Paling Marak di Indonesia
INDUSTRY.co.id –Â Jakarta – Berbelanja di e-commerce merupakan opsi terbaik bagi…

