Jakarta, CNBC Indonesia – Aplikasi VPN, SoftVPN dan Open VPN diduga dimodifikasi oleh sebuah kelompok yang merupakan pelaku kejahatan siber. Aksi ini akan bisa membajak HP para korbannya. Berdasarkan laporan ESET, pelaku akan mencuri data dari kontak dan panggilan, lokasi perangkat, dan pesan dari berbagai aplikasi serta memata-matai dari aplikasi pesan instan seperti Signal, WhatsApp dan Telegram.
Similar Posts
Jumlah Korban Ransomware pada 2025 Naik 40 Persen, Ini Kelompok Hacker Paling Berbahaya
Liputan6.com, Jakarta – Lanskap keamanan digital memasuki babak baru yang…
Mengenal WannaCry, Ransomware yang Serang Dunia
Jakarta, CNN Indonesia — Dunia diserang ransomware WannaCry, Sabtu (13/5)…
Daftar Lengkap Promo Menarik Indocomtech 2011 – PART 3
Setelah sempat memberikan beberapa promo tentang notebook, storage, tablet, PC,…
Solusi Enkripsi ESET Diklaim Mampu Menetralisir Ancaman Kebocoran Data
Konsultan Cyber security ESET, Yudhi kukuh mengungkapkan bahwa ESET telah…
Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025
Jakarta, PCplus – Indonesia resmi dicatat sebagai sumber malware terbesar…
Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar
Jakarta – Serangan siber yang berasal dari dalam negeri meningkat…

