Jakarta, CNBC Indonesia – Pencurian siber punya modus baru untuk menguras rekening korbannya. Dalam temuan dari firma keamanan siber Eset, para pelaku kejahatan menggunakan malware yang terdapat dalam NFC. Eset menjelaskan cara kerja penipuan dengan malware yang disebut sebagai NGate. Calon korban akan mendapatkan teks dengan isi yang mendesak untuk memasang aplikasi tertentu di HP-nya.
Similar Posts
BSSN Sebut Setengah Juta Serangan Siber Terjadi Tiap 1 Jam
JawaPos.com – Data menunjukkan setiap jam rata-rata terjadi setengah juta…
Cara Mengamankan Telekonferensi Zoom dari Orang Tak Diundang
KOMPAS.com – Di tengah wabah virus corona yang melanda, kebijakan…
Mentransformasi Security Operation Center, dari Pasif Jadi Jantung Ketahanan Bisnis
Liputan6.com, Jakarta – Seperti menara kontrol bandara yang terus mengawasi…
Kisah Bangkit dan Runtuhnya Lumma Stealer Akibat Doxing dan Operasi Polisi
Jakarta: Dunia kejahatan siber (cybercrime) ternyata memiliki drama internal yang…
Antivirus Slovakia Sasar Pasar Korporat di Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com – Naiknya kesadaran terhadap resiko keamanan data di…
Hingga Juli 2018, Sudah Ada 668 Kasus Kejahatan Siber
YOGYA – Menurut Identity Theft Resource Center (ITRC),sampai bulan Juli…

