Jakarta, CNBC Indonesia – 530 ribu data password dan detil akun aplikasi Zoom, software rapat online, telah diperjualbelikan hacker di Dark Web, bagian tersembunyi dari internet yang memerlukan software khusus untuk mengaksesnya. Kebocoran data ini pertama kali ditemukan oleh perusahaan keamanan online Cyble. Peningkatan jumlah akun Zoom yang dijual di Dark Web pertama kali terlihat pada 1 April dan dijual seharga US$0,002 per akun, seperti dilansir dari The Indenpendent, Kamis (16/4/2020).
Similar Posts
Malware Curi Password di Server Linux
KOMPAS.com – Sistem operasi open source Linux terkenal aman dari…
ESET Campus Security Day: Meningkatkan Kesadaran Keamanan Siber di Institut Teknologi Indonesia
Rabu, 20 November 2024, Aula Gedung G, Kampus Institut Teknologi…
Prosperita bagikan kiat menjaga ketahanan siber secara mandiri
Jakarta (ANTARA) – Insiden keamanan siber nasional berupa serangan terhadap…
ESET Gelar Campus Security Day di UNAS, Tekankan Pentingnya Menjaga Data dan Deteksi Berbasis AI
Jakarta (UNAS) – Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informasi (FTKI) Universitas…
Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan, Hotel Wajib Mengikuti Perkembangan Teknologi Digital
SEMARANG, suaramerdeka.com – Tingkat persaingan bisnis perhotelan saat ini sangat…
Waspada ancaman ransomware modern yang makin berbahaya
Jakarta (ANTARA) – PT Prosperita Mitra Indonesia mengingatkan adanya ancaman…

