Di tengah seringnya pemerintah kelabakan diserang kejahatan siber, terdapat setitik harapan menjaga kedaulatan digital Indonesia. Harapan itu muncul dari kerja sama lembaga keamanan siber Awan Pintar dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Mereka memasang 15 detektor guna mendeteksi serangan siber secara real time. ”Dalam kegiatan apa pun, sering kali saya tanya kepada setiap orang apakah ada yang memiliki anti-malware di smartphone-nya,” ujar Yudhi Kukuh, founder Awan Pintar. Hampir 100 persen menjawab tidak memiliki. Kondisi minimnya pemahaman keamanan siber di smartphone masyarakat umum itu dianalisis Yudhi.
Similar Posts
Ngeri! Tiap Detik Ada 22 Serangan Siber ke Indonesia
Jakarta – Selama paruh pertama 2023, ada 347 jutaan serangan…
UMKM Hengkang dari E-commerce dan Ingin Bikin Website Sendiri? Ini Tips Aman Agar Terhindar dari Hacker
Liputan6.com, Jakarta – Tren digitalisasi di Indonesia telah mendorong banyak…
Kacau, 530.000 Data Akun Zoom Dijual Hacker di Dark Web
Jakarta, CNBC Indonesia – 530 ribu data password dan detil…
Hati-hati, Serangan Pencurian Kredensial di Indonesia Melonjak
JAKARTA – Temuan AwanPintar.id memperlihatkan pada tahun 2024 lanskap ancaman…
Bukan Lagi Fiksi Sains, Kita Masuk Era Malware Pintar Berkat AI
Jakarta: Dunia keamanan siber telah memasuki babak baru yang mengkhawatirkan…
Google Blokir 17 Aplikasi Pinjol Bahaya, Warga RI Jadi Korban
Jakarta, CNBC Indonesia – Google memblokir 17 aplikasi pinjaman online…

