Hampir semua bisnis dari berbagai skala menanggung beban ancaman yang sama, yang bernama ransomware. Ransomware saat ini bahkan lebih pragmatis dan fleksibel dalam melancarkan serangan, mereka kerap membangun kemitraan jaringan bawah tanah untuk mendapatkan hasil yang maksimal. IT Security Consultant PT Prosperita Mitra Indonesia, Yudhi Kukuh mengatakan bahwa meski secara jumlah masih kalah dengan malware lain, namun ancaman ransomware merupakan agresor utama dalam dunia maya. Ransomware bahkan menjadi ancaman paling berbahaya dengan implikasi tak terkira.
Similar Posts
AwanPintar Laporkan 347 Juta Serangan Siber pada Semester I 2023, 22 Serangan Per Detik
TEMPO.CO, Jakarta – AwanPintar merilis Laporan Ancaman Digital Semester Pertama…
Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025
Jakarta, PCplus – Indonesia resmi dicatat sebagai sumber malware terbesar…
Pemilik HP Android Wajib Tahu, Buruan Hapus 3 Aplikasi Berbahaya Ini
Jakarta, CNBC Indonesia – Telah ditemukan tiga aplikasi berbahaya mengandung…
Awas! Jangan Klik Link Ini, Atau Uang Kamu Dirampok!
Jakarta, CNBC Indonesia – Kejahatan siber kembali menargetkan para pengguna…
Cara Mengamankan Telekonferensi Zoom dari Orang Tak Diundang
KOMPAS.com – Di tengah wabah virus corona yang melanda, kebijakan…
Videotron Video Porno, Diretas atau Ada Unsur Lalai?
Jakarta, CNN Indonesia — Insiden sebuah papan iklan videotron yang…

