Jakarta, CNN Indonesia — Pengamat keamanan menilai situs pemerintah Malaysia yang dibajak memang memiliki kelemahan keamanan lantaran situs tersebut kurang dijaga. “Jika dilihat dari tahun (yang ada) pada file dan folder sepertinya ini web lama yang kurang di-maintain,” terang Yudhi Kukuh, pengamat keamanan dan Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/8).
Similar Posts
ESET Umumkan Solusi Teknologi Cloud dan Virtualisasi
Jakarta – Teknologi cloud dipahami sebagai gabungan pemanfaatan teknologi komputer…
Tren Kejahatan Cyber di 2015
Jakarta – Kejahatan cyber atau dunia maya dari tahun ke…
Kacau, 530.000 Data Akun Zoom Dijual Hacker di Dark Web
Jakarta, CNBC Indonesia – 530 ribu data password dan detil…
AwanPintar.id Catat 685 Juta Serangan Siber di Indonesia Sejak Juli Lalu, Meningkat 97 Persen
TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 685 juta serangan siber terjadi di…
Viral Virus di M-Banking BCA, Ahli Siber Akui Potensi Penipuan APK
Jakarta, CNN Indonesia — Viral dugaan modus penipuan terbaru di aplikasi BCA…
Awas, Virus Pengunci Komputer yang Meminta Tebusan
Jakarta, CNN Indonesia — Sejak 2013, ransomware, sebuah virus yang…

