Jakarta – Ancaman siber global memasuki fase baru yang jauh lebih berbahaya. Jika sebelumnya kecerdasan buatan hanya dipandang sebagai alat bantu produktivitas, kini teknologi tersebut justru dipakai oleh pelaku kejahatan digital. Temuan ini terungkap dalam laporan terbaru ESET Threat Report H2 2025, yang merangkum lanskap ancaman siber periode Juni hingga November 2025.
Similar Posts
AwanPintar Laporkan 347 Juta Serangan Siber pada Semester I 2023, 22 Serangan Per Detik
TEMPO.CO, Jakarta – AwanPintar merilis Laporan Ancaman Digital Semester Pertama…
Awas, Virus Pengunci Komputer yang Meminta Tebusan
Jakarta, CNN Indonesia — Sejak 2013, ransomware, sebuah virus yang…
Ransomware Berbasis AI Jadi Ancaman Serius pada 2026
JAKARTA, investor.id – ESET Research telah merilis laporan terbaru ESET…
Unjuk Gigi, Peretas Indonesia Bobol Server Malaysia
Jakarta, CNN Indonesia — Peretas yang menamakan dirinya Hacker Sakit…
Cloud Makin Rawan, ESET Rilis Fitur Gratis untuk Pengguna di Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan perangkat lunak dan keamanan siber, Eset,…
Jakarta Jadi Sumber Serangan Siber Terbanyak RI, Depok Juara Dua
Jakarta, CNN Indonesia — Area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi…

