Jakarta, CNBC Indonesia – Peneliti keamanan siber dari ESET menemukan belasan aplikasi pinjaman online (pinjol) berbahaya yang mencuri data sensitif korban. Tak hanya mencuri, bahkan aplikasi tersebut meminta penggunanya mematuhi persyaratan yang tidak masuk akal. Para peneliti menamai aplikasi pinjol palsu dengan istilah ‘SpyLoan’, yang diiklankan sebagai alat layanan keuangan untuk pinjaman pribadi dengan menawarkan akses dana yang cepat dan mudah.
Similar Posts
Hingga Juli 2018, Sudah Ada 668 Kasus Kejahatan Siber
YOGYA – Menurut Identity Theft Resource Center (ITRC),sampai bulan Juli…
Menepis Kompleksitas Sistem Keamanan Cloud Lewat Teknologi Native
Liputan6.com, Jakarta – Arsitektur digital perusahaan di Indonesia kini tengah…
Malware Tap-to-Pay Marak, Bisa Kuras Rekening dan Curi Kontak User Android
Jakarta: Kenyamanan melakukan pembayaran nirkontak (contactless) hanya dengan menempelkan kartu…
10 Virus Komputer Paling “Rajin” di Indonesia
JAKARTA, KOMPAS.com – Virus-virus komputer yang beredar di jagat digital…
Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025
Jakarta, PCplus – Indonesia resmi dicatat sebagai sumber malware terbesar…
AwanPintar.id, Laporan Semester 2 dan Analisis Serangan Sepanjang Tahun 2024
Secara berkala, AwanPintar.id memberikan laporan berdasarkan data yang dihimpun dalam…

