JAKARTA – Narasi kejahatan siber global selalu sama, mengeksploitasi kelemahan mendasar pada layanan email dengan merekayasa email sehingga terbaca sempurna seolah benar seperti layaknya dikirim oleh pengirim sesungguhnya. Siapa saja bisa tertipu karena begitu canggihnya kejahatan email generasi terbaru ini. Banyak yang berpendapat bahwa kejahatan email adalah masalah non-teknis dan untuk menghadapinya dibutuhkan pelatihan dan edukasi. Pendapat tersebut tentu saja tidak salah, tetapi bukan berarti tidak ada teknologi untuk mengatasi bahaya email, terutama serangan email yang disempurnakan.
Similar Posts
Mengenal WannaCry, Ransomware yang Serang Dunia
Jakarta, CNN Indonesia — Dunia diserang ransomware WannaCry, Sabtu (13/5)…
Kacau, 530.000 Data Akun Zoom Dijual Hacker di Dark Web
Jakarta, CNBC Indonesia – 530 ribu data password dan detil…
Survei ESET: Penipuan Belanja E-Commerce Paling Marak di Indonesia
INDUSTRY.co.id – Jakarta – Berbelanja di e-commerce merupakan opsi terbaik bagi…
Waspada ancaman ransomware modern yang makin berbahaya
Jakarta (ANTARA) – PT Prosperita Mitra Indonesia mengingatkan adanya ancaman…
Hingga Juli 2018, Sudah Ada 668 Kasus Kejahatan Siber
YOGYA – Menurut Identity Theft Resource Center (ITRC),sampai bulan Juli…
ESET Indonesia Ajak Bedakan Meeting Online dan Webinar
JAKARTA – Pandemi Covid19 mengubah dunia secara radikal, memaksa semua…

