Liputan6.com, Jakarta – Lanskap keamanan digital memasuki babak baru yang kian mengkhawatirkan, terutama serangan ransomware. Laporan terbaru ESET Threat Report H2 2025 mengungkapkan bahwa serangan siber berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini bukan lagi sekadar prediksi di atas kertas, melainkan ancaman nyata yang telah beroperasi secara aktif di lapangan.
Similar Posts
Pakar Keamanan TI dari ESET Beberkan Tips Aman Berbelanja Online
Teknologi bak pedang bermata dua. Di satu sisi membawa manfaat,…
ESET Perkenalkan Vimanamail, Sang Penjaga Keamanan Gerbang E-mail
E-mail dirancang sedemikian terbuka untuk dapat diakses, pun memudahkan orang…
Tren Kejahatan Cyber di 2015
Jakarta – Kejahatan cyber atau dunia maya dari tahun ke…
10 Ribu Orang Indonesia Tertipu Aplikasi FaceApp ‘Abal-abal’
Jakarta, CNN Indonesia — Perusahaan antivirus ESET mencatat ada 10.737…
25 Persen Komputer Dunia Tidak Pakai Antivirus
JAKARTA, KOMPAS.com – Salah seorang peneliti dari perusahaan keamanan jaringan…
Mengenal Jenis Vektor yang Digunakan Ransomware untuk Menyusup
Hampir semua bisnis dari berbagai skala menanggung beban ancaman yang…

