E-mail dirancang sedemikian terbuka untuk dapat diakses, pun memudahkan orang untuk berkomunikasi satu sama lain, termasuk dengan orang-orang di perusahaan lain. Sebagian besar perusahaan bahkan mengandalkan e-mail untuk menjalankan bisnisnya. Masalahnya, e-mail tidaklah aman, peretas kerap mengeksploitasi e-mail untuk mencuri informasi sensitif agar mendapatkan keuntungan. Baik melalui spam, serangan malware dan phising, serangan tertarget yang canggih, atau Business Email Compromise (BEC).
Similar Posts
20 Aplikasi Ini Bisa Sadap Chat dan Bajak WhatsApp, Cek HP Segera
Sejumlah aplikasi Android diidentifikasi bermasalah. Bahkan bisa menyadap percakapan yang…
AwanPintar.id Catat 685 Juta Serangan Siber di Indonesia Sejak Juli Lalu, Meningkat 97 Persen
TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 685 juta serangan siber terjadi di…
Tips Singkat Lolos dari Jebakan Scam di Facebook
Jakarta – Sebagai media sosial terbesar di dunia, Facebook tentunya…
Awanpintar.id Rilis Cloud Security Engine, Bisa Deteksi Serangan Siber Masuk RI
PT Prosperita Sistem Indonesia menciptakan sebuah cloud security engine awanpintar.id….
ESET Rilis Keamanan Cloud Baru, Gratis untuk Pengguna ESET Protect
Jakarta – Perusahaan keamanan siber global, Eset, resmi menghadirkan modul…
Serangan Siber Indonesia Tembus 133 Juta, AI Jadi ‘Tameng’ Baru Keamanan Digital
KOMPAS.com – Jumlah serangan siber di Indonesia kembali menunjukkan tren…

