Hampir semua bisnis dari berbagai skala menanggung beban ancaman yang sama, yang bernama ransomware. Ransomware saat ini bahkan lebih pragmatis dan fleksibel dalam melancarkan serangan, mereka kerap membangun kemitraan jaringan bawah tanah untuk mendapatkan hasil yang maksimal. IT Security Consultant PT Prosperita Mitra Indonesia, Yudhi Kukuh mengatakan bahwa meski secara jumlah masih kalah dengan malware lain, namun ancaman ransomware merupakan agresor utama dalam dunia maya. Ransomware bahkan menjadi ancaman paling berbahaya dengan implikasi tak terkira.
Similar Posts
Bukan Hacker, Kebocoran Data Bisa Dimulai dari Karyawan yang Pakai AI
Liputan6.com, Jakarta – Di banyak kantor sekarang, AI sudah jadi…
ESET Cloud Workload Protection akan Perkuat Perlindungan di Era Hybrid
JAKARTA, investor.id – Organisasi di Indonesia banyak yang melakukan migrasi…
Laporan ESET Ungkap Lonjakan Serangan Siber Berbasis AI, Ransomware Jadi Ancaman Serius
JAKARTA – Eset Research telah merilis laporan terbaru Eset Threat…
Bendera Terbalik, Hacker Indonesia Bajak Situs Malaysia
Jakarta, CNN Indonesia — Peretas asal Indonesia melakukan deface terhadap…
AwanPintar Laporkan 347 Juta Serangan Siber pada Semester I 2023, 22 Serangan Per Detik
TEMPO.CO, Jakarta – AwanPintar merilis Laporan Ancaman Digital Semester Pertama…
Videotron Video Porno, Diretas atau Ada Unsur Lalai?
Jakarta, CNN Indonesia — Insiden sebuah papan iklan videotron yang…

