Liputan6.com, Jakarta – Lanskap keamanan digital memasuki babak baru yang kian mengkhawatirkan, terutama serangan ransomware. Laporan terbaru ESET Threat Report H2 2025 mengungkapkan bahwa serangan siber berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini bukan lagi sekadar prediksi di atas kertas, melainkan ancaman nyata yang telah beroperasi secara aktif di lapangan.
Similar Posts
Arah Pengelolaan Keamanan dan Ketahanan Siber
KITA tentu masih ingat peristiwa bocornya Pusat Data Nasional Sementara…
Ransomware AI Merajalela dan Penipuan Online Makin Sulit Dideteksi
Jakarta – Ancaman siber global memasuki fase baru yang jauh…
Mengenal WannaCry, Ransomware yang Serang Dunia
Jakarta, CNN Indonesia — Dunia diserang ransomware WannaCry, Sabtu (13/5)…
Pahami Cara Mitigasi LockBit, Ransomware yang Diperjualbelikan
INFO TEKNO – LockBit, nama Ransomware yang sedang naik daun…
Kisah Bangkit dan Runtuhnya Lumma Stealer Akibat Doxing dan Operasi Polisi
Jakarta: Dunia kejahatan siber (cybercrime) ternyata memiliki drama internal yang…
Terjadi 2 Kasus Siber Selama Sepekan, Data Bank BCA Bocor Efek dari Malware
Dua kasus siber dikatakan telah menimpa Bank of Central Asia…

