Dua kasus siber dikatakan telah menimpa Bank of Central Asia (BCA) dalam satu minggu terakhir, meski semuanya dibantah keras. Di bawah ini adalah rincian dari setiap kasus tersebut. Selama bulan Juli, selain insiden BCA, setidaknya ada dua insiden serangan siber besar berupa kebocoran data. Khususnya, data paspor di Departemen Umum Imigrasi dan data di Departemen Umum Kependudukan dan Kependudukan (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Similar Posts
Screen Recorder di HP Android Mata-matai Anda, Hapus Segera!
Jakarta, CNBC Indonesia – Aplikasi perekam layar (screen recorder) yang tersedia resmi…
Pasar Cloud Indonesia Capai US$2,81 Miliar, ESET Perkuat Proteksi Multi-Cloud
Jakarta, Swa.co.id – Transformasi digital yang semakin bertumpu pada ekosistem…
Waspada Ransomware Modern, dalam 6 Bulan Ada 347 Juta Serangan Siber di Indonesia
TEMPO.CO, Jakarta – Ransomware masih menjadi salah satu ancaman yang…
Dari Upaya Awan Pintar-APJII Jaga Kedaulatan Digital Indonesia, Terdeteksi Hampir 2,5 Miliar Serangan Siber dari 10 Negara
Di tengah seringnya pemerintah kelabakan diserang kejahatan siber, terdapat setitik…
Daftar Lengkap Promo Menarik Indocomtech 2011 – PART 3
Setelah sempat memberikan beberapa promo tentang notebook, storage, tablet, PC,…
Kejahatan Siber Melalui Spam Semakin Kreatif
Jakarta – Spam menjadi salah satu cara oknum penjahat siber…

