Bisnis.com, Jakarta – Indonesia ditempatkan sebagai ‘sarang’ serangan spam dan malware terbesar di dunia sepanjang 2025. Temuan dari platform intelligence ancaman siber nasional AwanPintar.id ini mengindikasikan rapuhnya infrastruktur digital dalam negeri yang masif dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab. Tren serangan siber di Indonesia berada pada level kewaspadaan tinggi. Total serangan pada semester II/2025 tercatat mencapai 234.528.187 insiden.
Similar Posts
Cloud Makin Rawan di Retas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, AZURE dan Google Cloud Gratis
Suara.com – ESET Indonesia resmi meluncurkan fitur baru bernama ESET…
Jumlah Korban Ransomware pada 2025 Naik 40 Persen, Ini Kelompok Hacker Paling Berbahaya
Liputan6.com, Jakarta – Lanskap keamanan digital memasuki babak baru yang…
Mentransformasi Security Operation Center, dari Pasif Jadi Jantung Ketahanan Bisnis
Liputan6.com, Jakarta – Seperti menara kontrol bandara yang terus mengawasi…
Campus Security Day ITI dan Prosperita-ESET
Rabu, 21 November 2024, Program Studi Teknik Informatika ITI bersama…
Password Saja Tidak Cukup, Anda Perlu Teknologi Enkripsi Data
Suara.com – Maraknya berbagai jenis serangan siber membuat teknologi enkripsi…
Terjadi 2 Kasus Siber Selama Sepekan, Data Bank BCA Bocor Efek dari Malware
Dua kasus siber dikatakan telah menimpa Bank of Central Asia…

