Bisnis.com, JAKARTA — Serangan malware, termasuk ransomware, dinilai akan terus membayangi industri sektor keuangan. Hadirnya teknologi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menjadi penghambat masifnya serangan siber ke sektor kritikal tersebut. Adapun perputaran uang yang besar menjadi salah satu alasan utama peretas membanjiri sektor keuangan dengan serangan dan tidak akan berhenti.
Similar Posts
Proteksi Data Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis di Tengah Migrasi Cloud
Penggunaan layanan cloud di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan seiring…
20 Aplikasi Ini Bisa Sadap Chat dan Bajak WhatsApp, Cek HP Segera
Sejumlah aplikasi Android diidentifikasi bermasalah. Bahkan bisa menyadap percakapan yang…
ESET Indonesia Ajak Bedakan Meeting Online dan Webinar
JAKARTA – Pandemi Covid19 mengubah dunia secara radikal, memaksa semua…
ESET Campus Security Day: Meningkatkan Kesadaran Keamanan Siber di Institut Teknologi Indonesia
Rabu, 20 November 2024, Aula Gedung G, Kampus Institut Teknologi…
Screen Recorder di HP Android Mata-matai Anda, Hapus Segera!
Jakarta, CNBC Indonesia – Aplikasi perekam layar (screen recorder) yang tersedia resmi…
Prosperita Solutions Day 2026 Segera Digelar, Bahas Metode Pelaporan Risiko Siber agar Mudah Dipahami C-Level
KOMPAS.com – Untuk menjembatani pelaporan tim TI dan kebutuhan manajemen…

