Jakarta, CNBC Indonesia – Pencurian siber punya modus baru untuk menguras rekening korbannya. Dalam temuan dari firma keamanan siber Eset, para pelaku kejahatan menggunakan malware yang terdapat dalam NFC. Eset menjelaskan cara kerja penipuan dengan malware yang disebut sebagai NGate. Calon korban akan mendapatkan teks dengan isi yang mendesak untuk memasang aplikasi tertentu di HP-nya.
Similar Posts
Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan, Hotel Wajib Mengikuti Perkembangan Teknologi Digital
SEMARANG, suaramerdeka.com – Tingkat persaingan bisnis perhotelan saat ini sangat…
Mengenal WannaCry, Ransomware yang Serang Dunia
Jakarta, CNN Indonesia — Dunia diserang ransomware WannaCry, Sabtu (13/5)…
Indonesia Disebut Jadi Sumber Spam dan Malware Terbesar pada 2025
KOMPAS.com – Indonesia disebut menjadi sumber serangan spam dan malware…
Indonesia Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar di Tahun 2025
Jakarta: Panggung digital Indonesia berada dalam kondisi siaga tinggi. Sebuah…
Awanpintar.id Rilis Cloud Security Engine, Bisa Deteksi Serangan Siber Masuk RI
PT Prosperita Sistem Indonesia menciptakan sebuah cloud security engine awanpintar.id….
Bandung dan Semarang naik jadi lima besar asal ancaman siber Indonesia
Jakarta (ANTARA) – Bandung, Jawa Barat dan Semarang, Jawa Tengah…

