Jakarta, CNBC Indonesia – Pencurian siber punya modus baru untuk menguras rekening korbannya. Dalam temuan dari firma keamanan siber Eset, para pelaku kejahatan menggunakan malware yang terdapat dalam NFC. Eset menjelaskan cara kerja penipuan dengan malware yang disebut sebagai NGate. Calon korban akan mendapatkan teks dengan isi yang mendesak untuk memasang aplikasi tertentu di HP-nya.
Similar Posts
Serangan Siber ke RI Naik 6 Kali Lipat pada H1 2024, Mayoritas dari Dalam Negeri
AwanPintar.id, penyedia layanan keamanan siber, menemukan tren serangan siber di…
Cloud Makin Rawan di Retas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, AZURE dan Google Cloud Gratis
Suara.com – ESET Indonesia resmi meluncurkan fitur baru bernama ESET…
Desember Kelabu, Kenapa Serangan Siber Mencapai Puncaknya di Akhir Tahun?
Jakarta: Laporan tahunan keamanan digital dari AwanPintar.id untuk tahun 2025…
Perbanas Institute dan ESET Gelar “Campus Security Day” untuk Membangun Kesadaran Keamanan Siber di Kalangan Mahasiswa
Jakarta, 2 Oktober 2025 — Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang…
Kisah Bangkit dan Runtuhnya Lumma Stealer Akibat Doxing dan Operasi Polisi
Jakarta: Dunia kejahatan siber (cybercrime) ternyata memiliki drama internal yang…
ESET Rilis Keamanan Cloud Baru, Gratis untuk Pengguna ESET Protect
Jakarta – Perusahaan keamanan siber global, Eset, resmi menghadirkan modul…

